3 September 2026
IMG-20260806-WA0056

Sukabumi — Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Indonesia Bersatu (LSM RIB) Dewan Pimpinan Cabang Kota Sukabumi memberikan apresiasi ke Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A)

Apresiasi ini diberikan atas kinerja cepat tanggap dalam menangani pengaduan masyarakat terkait isu perempuan dan anak.

Hal itu disampaikan Ketua LSM RIB DPC Kota Sukabumi Lutfi Imanullah dalam pernyataan resmi di Sekretariat LSM RIB Kota Sukabumi, Rabu (6/8/2026).

“Kami melihat langsung di lapangan. Setiap ada pengaduan yang masuk ke kantor DP2KBP3A maupun ke UPTD , tim selalu bergerak cepat. Itu bentuk nyata negara hadir untuk melindungi perempuan dan anak,” ujar Lutfi Imanullah.

Menurutnya, kecepatan respon DP2KBP3A

sangat terasa pada 4 bidang utama kerja dinas tersebut, yaitu pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak.

“Selama ini kami dampingi kasus-kasus di masyarakat. Koordinasi dengan DP2KBP3A di bawah kepemimpinan Bapak Yadi Mulyadi yang berjalan dengan baik. Pengaduan tidak mengendap. Ada tindak lanjut, ada pendampingan, dan ada solusi,” jelasnya.

Lutfi Imanullah menilai, responsivitas itu penting karena persoalan perempuan dan anak tidak bisa ditunda ini bentuk kemanusiaan. Keterlambatan penanganan sering kali berdampak pada psikis korban dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

“Kami dari LSM RIB DPC Kota Sukabumi mengapresiasi setinggi-tingginya. Ini patut menjadi contoh OPD lain. Sinergi antara pemerintah dan lembaga masyarakat seperti ini yang dibutuhkan agar program pembangunan benar-benar menyentuh akar masalah,” tambahnya.

Kepala Dinas DP2KBP3A Kota Sukabumi, menanggapi apresiasi tersebut, dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang terus mengawasi dan terus bersinergi.

Yadi Mulyadi menegaskan, prinsip dasar pelayanan di DP2KBP3A adalah cepat, tepat, dan humanis. Setiap pengaduan yang masuk melalui kanal resmi, baik langsung, telepon, maupun media sosial, wajib ditindaklanjuti maksimal 1×24 jam.

“Isu perempuan dan anak adalah isu prioritas. Kami tidak boleh lambat. Apalagi menyangkut perlindungan. Karena itu kami bangun sistem pelaporan yang mudah diakses dan tim respon yang selalu siaga,” tegasnya.

Ia juga menyebut, sinergi dengan LSM, Organisasi, Jurnalis dan para Aktivis sangat membantu pemerintah dalam menjangkau masyarakat hingga ke tingkat RT/RW. Tanpa dukungan masyarakat sipil, banyak kasus yang tidak akan terdeteksi sejak awal.

“Ke depan kami akan terus memperkuat koordinasi dan stakeholder lain. Tujuannya satu: memastikan tidak ada lagi perempuan dan anak di Kota Sukabumi yang menjadi korban tanpa perlindungan,” pungkas Yadi.

Maka dari itu Komitmen LSM RIB

di akhir pernyataannya, Lutfi Imanullah menegaskan LSM RIB DPC Kota Sukabumi akan terus menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah.

“Kami akan terus mengawal. Kalau ada yang bagus kita apresiasi, kalau ada yang kurang kita kritisi dan beri solusi. Tujuannya sama, untuk kebaikan masyarakat Kota Sukabumi,” tutupnya.

//Red.