2 September 2026

KUKAR – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Kutai Kartanegara. Lahan seluas sekitar tiga hektare di Dusun Sirbaya, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, ludes dilalap si jago merah pada Jumat (28/8/2026).

Kobar api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 16.30 WITA, melahap semak belukar, ilalang, hingga ranting kering. Hamparan vegetasi yang sangat kering membuat kobaran api meluas dengan cepat dan mengancam wilayah sekitarnya.

Menerima laporan warga, Kapolsek Sebulu IPTU Edi Subagyo bersama delapan personel langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Operasi pemadaman digencarkan bersama tim gabungan yang melibatkan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Kutai Kartanegara, Unit Inafis, serta puluhan relawan pemadam kebakaran dari Kecamatan Sebulu dan Tenggarong.

Sejumlah armada pendukung turut diterjunkan ke titik api, mulai dari truk pemadam kebakaran, kendaraan operasional URC Satreskrim, mobil Inafis, hingga armada patroli Polsek Sebulu.

Di tengah medan rumit bervegetasi lebat dan material kering, tim gabungan berupaya keras memutus penyebaran api. Perjuangan tanpa henti itu membuahkan hasil saat api berhasil dijinakkan total sekitar pukul 23.30 WITA. Tak berhenti di situ, petugas melanjutkan proses penyisiran dan pendinginan guna memastikan tak ada sisa bara yang berpotensi memicu titik api susulan.

Di sela proses pendinginan dan olah TKP, Tim Inafis Satreskrim Polres Kukar menemukan barang bukti berupa empat buah obor dan satu jerigen berisi air.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan keempat obor tersebut tampaknya sudah cukup lama berada di lokasi. Barang bukti tersebut kini telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Meski begitu, kepolisian belum menyimpulkan bahwa temuan tersebut merupakan penyebab utama kebakaran. Pendalaman mendalam masih terus dilakukan guna menguak asal-usul api dan memastikannya. Atas insiden ini, Kapolsek Sebulu IPTU Edi Subagyo mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

Red.