TARGET SINDIKAT BEKASI – Perjalanan mudik tahun ini menjadi pengalaman tak terlupakan bagi Mariza Iswaputri, warga kawasan Galaxi Bekasi Selatan. Ia harus menghabiskan waktu lebih dari tiga jam untuk menempuh ruas Jalan Tol Muhammad Bin Zayed (MBZ) yang hanya sepanjang 44 kilometer – jauh melampaui waktu normal yang biasanya tidak sampai satu jam.
“Perjalanan mudik kali ini terasa paling lama setelah sepuluh tahun terakhir,” ujar Mariza saat dihubungi Info Bekasi pada Kamis (19/3/2026).
Mariza bersama keluarga memulai perjalanan dari rumah sekitar pukul 03.00 WIB, memilih jalur tol MBZ dengan harapan dapat mencapai Karawang dengan lebih cepat sebelum melanjutkan perjalanan ke Cilacap, Jawa Tengah. Namun, harapan itu harus terkubur dalam kemacetan yang melanda ruas tol tersebut.
“Saya memasuki gerbang tol MBZ pada pukul 03.35 WIB dan baru berhasil keluar pada pukul 07.00 WIB,” jelasnya.
Kemacetan tidak hanya terjadi di ruas tol MBZ. Setelah turun dari tol, Mariza masih menghadapi kepadatan lalu lintas di ruas jalan bawah tanah. Hingga sekitar pukul 09.25 WIB – dua jam kemudian – kendaraannya masih berada di KM 86 Jalan Tol Cipali.
“Saya tidak menggunakan jalur one way karena berencana untuk berhenti di area istirahat,” ungkapnya.
Menurut Mariza, pernyataan mengenai perjalanan mudik terlama dalam dekade terakhir bukanlah hal yang diucapkan sembarangan. Setelah selama 12 jam dalam perjalanan, kendaraannya baru mencapai KM 208.
“Saat ini kondisi lalu lintas sudah mulai membaik dan jalur one way juga berjalan lancar. Perkiraan saya masih membutuhkan waktu sekitar empat jam lagi untuk sampai di Cilacap,” pungkasnya.(red)
