
KARAWANG, — Turnamen sepak bola usia dini Piala Soeratin U-13 dan U-15 tingkat Kabupaten Karawang resmi bergulir pada Rabu (29/7/2026). Bertempat di Stadion Singaperbangsa, kompetisi ini dibuka langsung oleh Plt. Ketua Askab PSSI Kabupaten Karawang, H. Asep Ang Rahmatullah, S.STP., M.P., serta dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya Nusantara seperti pencak silat, angklung, dan atraksi sepak bola kreatif.
Agenda tahunan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga (Disparpora) Karawang H. Abbas Sudrajat, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UKM Drs. H. Joko Widodo, serta Ketua KONI Karawang Wiroso.
Diikuti 1.050 Atlet Muda
Ketua Panitia Pelaksana, H. Dikti, mengungkapkan bahwa turnamen kali ini diikuti oleh 35 tim. Rinciannya, 20 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) bertanding di kategori U-13, sedangkan 15 tim dari SSB dan klub anggota Askab PSSI bersaing di kategori U-15.
“Total ada 1.050 atlet muda dan 157 ofisial yang terlibat dalam kompetisi ini. Kami berharap ajang ini menjadi wadah lahirnya talenta-talenta potensial dari Karawang,” ujar Dikti.
Dukungan Infrastruktur dan Pendidikan
Dalam sambutannya mewakili Bupati Karawang, Asep Ang Rahmatullah menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola melalui pembenahan infrastruktur secara bertahap.
Ia memaparkan bahwa Stadion Singaperbangsa telah melalui proses renovasi sejak tahun 2024 dengan total alokasi anggaran mencapai Rp31 miliar—mencakup Rp14 miliar (2024), Rp13 miliar (2025), dan Rp4 miliar (2026). Selain itu, pemerintah daerah juga mengucurkan anggaran Rp1,2 miliar untuk perbaikan akses jalan di sekitar kawasan stadion, serta rencana alokasi anggaran pembangunan fasilitas cabang olahraga sepatu roda pada APBD Perubahan mendatang.
Tak hanya infrastruktur olahraga, perhatian terhadap pendidikan para atlet muda juga ditunjukkan melalui peluncuran program modul Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis dari Pemerintah Kabupaten Karawang yang saat ini dalam tahap distribusi.
“Kami mendorong para atlet muda untuk fokus mengasah bakat di lapangan. Jika Spanyol dan Argentina bisa melahirkan pemain kelas dunia, Karawang pun memiliki potensi yang sama,” tegas Asep.
Target Gudang Talenta Jawa Barat
Asep menenkankan pentingnya sportivitas serta profesionalisme perangkat pertandingan selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, Piala Soeratin bukan sekadar turnamen, melainkan sarana pembinaan berjenjang dan pembentukan mental bertanding para pemain muda.
Dengan rekam jejak prestasi yang pernah diraih Karawang—seperti peringkat ketiga nasional di ajang Piala Presiden 2017—pembinaan usia dini di bawah naungan Askab PSSI Karawang ditargetkan mampu menjadikan wilayah ini sebagai pusat pencetak pesepak bola berbakat di tingkat Jawa Barat hingga nasional.
Pembukaan resmi ditandai dengan prosesi kick-off dan foto bersama jajaran pimpinan daerah beserta pengurus Askab PSSI Karawang.
Red.
