KABUPATEN BANGKA BARAT, 18 MARET 2026 – Pelabuhan Tanjungkalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menghadapi puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M pada hari Rabu (18/3) siang. Lonjakan jumlah pemudik terlihat jelas dari kepadatan kendaraan pribadi, sepeda motor, hingga penumpang pejalan kaki yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan.
Kepadatan terjadi di hampir seluruh area pelabuhan, mulai dari zona buffer Pantai Batu Rakir, area sekeliling pelabuhan, ruas jalan raya yang mengarah ke pelabuhan, hingga pintu masuk dan keluar area penumpang. Antrean kendaraan bahkan mengular hingga ratusan meter dan terpantau merayap perlahan sejak pagi hari.
TREN PENINGKATAN KENDARAAN DIAMANKAN BERLANJUT HINGGA MALAM
Menurut pantauan lapangan, tren peningkatan jumlah kendaraan yang hendak menyeberang diperkirakan akan terus berlanjut hingga malam hari. Kondisi ini sejalan dengan tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan libur Lebaran untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.
Di tengah lonjakan arus mudik tersebut, sebagian pemudik mengaku menghadapi kesulitan dalam proses pembelian tiket secara daring. Salah satunya adalah Alfin, pemudik asal Belitung yang akan menuju Bogor menggunakan mobil pribadi.
Ditemui di area buffer zone Pantai Batu Rakir saat sedang mengantre, ia menyampaikan keluhan terkait kendala yang dihadapi. “Saya mengantre sangat panjang ini. Sebelumnya ingin membeli tiket online, namun mengalami kendala jaringan. Akhirnya harus mengantre dan sekarang antreannya masih sangat panjang,” ujar Alfin pada hari Rabu (18/3).
PEMUDIK MENGAHARAP PENAMBAHAN ARMADA KAPAL
Selain menyampaikan keluhan terkait pembelian tiket, Alfin juga mengutarakan harapan kepada pihak pengelola pelabuhan terkait peningkatan kapasitas angkutan. “Kami sebagai penumpang mengharapkan agar armada kapal di Pelabuhan Tanjungkalian Mentok dapat diperbanyak, sehingga proses pengangkutan semua penumpang dapat berjalan lebih cepat dan lancar,” harapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola pelabuhan masih terus mengkoordinasikan langkah-langkah untuk mengantisipasi kepadatan dan memastikan kelancaran proses keberangkatan para pemudik.(red)
