
SUKABUMI — Suasana khidmat dan haru menyelimuti Kampung Langkob, Desa Cibunar Jaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kawasan tersebut kini resmi menghadirkan wajah baru melalui penataan “Kompleks Wisata Religi dan Cagar Budaya Makam Syekh Waliyullah Eyang Hajiki Boros Ngora”.
Inisiasi penataan kawasan makam keramat ini dilakukan oleh Yayasan Cikapawarna RD. H. Akiborosngora. Langkah ini menjadi babak baru dalam memfasilitasi para peziarah serta pencinta sejarah Islam Sunda yang datang dari berbagai penjuru daerah.
Ketua Umum DPN Elang Tiga Hambalang, Dedi Safrizal, hadir langsung dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya peresmian tersebut. Menurutnya, penataan ini tidak hanya berfokus pada kenyamanan fisik, tetapi juga pelestarian nilai sejarah dan spiritual.
“Penataan ini adalah ikhtiar kita bersama untuk merawat warisan leluhur. Eyang Hajiki Boros Ngora bukan hanya tokoh sejarah, tetapi simbol keteladanan dan penyebaran syiar Islam yang penuh kedamaian,” ujar Dedi Safrizal pada Rabu (12/8/2026).
Kompleks wisata religi ini kini dilengkapi berbagai sarana representatif, seperti:
- Area ziarah yang lebih luas dan khusyuk
- Pusat informasi rekam jejak sejarah perjuangan Eyang Hajiki Boros Ngora
- Area parkir memadai, mushola, dan toilet bersih
- Kawasan khusus UMKM untuk warga lokal
Selain menjadi destinasi ziarah dan edukasi sejarah, kehadiran kompleks ini diproyeksikan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.
Sekjen Elang Tiga Hambalang, Ganda Satria Dharma, menyampaikan bahwa penataan kawasan cagar budaya ini membawa dampak positif langsung bagi sektor ekonomi warga Desa Cibunar Jaya.
“Hadirnya wajah baru kompleks wisata religi ini diyakini bakal menggerakkan roda ekonomi warga sekitar—mulai dari pedagang kuliner lokal, perajin oleh-oleh, hingga penyedia jasa penginapan,” tutur Ganda.
Berbekal perpaduan nilai sejarah, keagungan spiritual, dan keasrian alam khas Sukabumi, Kompleks Wisata Religi Syekh Waliyullah Eyang Hajiki Boros Ngora siap menjadi salah satu ikon destinasi wisata religi unggulan di Jawa Barat.
Red.
