2 September 2026

SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi terus menunjukkan tren positif dalam upaya percepatan penurunan angka prevalensi stunting. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat menerima kunjungan kerja tim Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) di Pendopo, Selasa (11/8/2026).

Kunjungan kerja Setwapres ini bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan program pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Dalam penjelasannya, Sekda menyampaikan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Sukabumi yang berpenduduk sekitar 2,9 juta jiwa berhasil ditekan secara signifikan. Angka stunting yang sebelumnya mencapai 27,5 persen pada tahun 2022, kini turun menjadi 20,5 persen.

“Jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi sekitar 2,9 juta jiwa. Angka stunting di Kabupaten Sukabumi terus menurun, dari 27,5 persen di 2022 turun sampai 20,5 persen,” ujar Ade Suryaman.

Meski telah mengalami penurunan, Pemkab Sukabumi berkomitmen untuk terus bergerak menekan angka tersebut demi mendekati target penanganan stunting secara nasional.

“Target nasional berada di angka delapan persen. Kita usahakan di tingkat kabupaten bisa mencapai target penurunan hingga 12,5 persen,” tegasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Sukabumi mengoptimalkan berbagai langkah strategis dan payung hukum formal, mulai dari penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) hingga penguatan program intervensi sosial seperti gerakan orang tua asuh yang melibatkan jajaran perangkat daerah.

Ade menambahkan, kehadiran tim dari Sekretariat Wakil Presiden memberikan dorongan moral dan dorongan kebijakan yang berharga bagi daerah.

“Semoga hasil peninjauan lapangan ini dapat memberikan masukan bernilai bagi kami untuk terus mengoptimalkan langkah serta strategi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Red.