JAKARTA, 2 MEI 2026 – Hari ini menjadi momen istimewa di mana segenap elemen bangsa Indonesia merayakan Hari Pendidikan Nasional dengan penuh sukacita dan rasa syukur. Dalam kesempatan yang penuh makna ini, Dr. Imam Hidayat, S.H., M.H. selaku Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI)—lembaga profesi hukum yang memiliki kewenangan resmi serta jumlah anggota terbesar di Indonesia—menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghormatan yang mendalam kepada para pemangku kepentingan pendidikan, tenaga pendidik, peserta didik, dan seluruh lapisan masyarakat di tanah air. Pesan ini disampaikan sejalan dengan tema besar peringatan tahun ini, yaitu “Partisipasi Semesta: Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, yang mengandung makna bahwa kemajuan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh komponen bangsa, termasuk kontribusi nyata dari organisasi profesi.
Dalam pernyataannya, Dr. Imam Hidayat menegaskan bahwa peringatan hari ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan waktu yang tepat untuk merenung dan memperkuat tekad kolektif guna menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. Ia menggarisbawahi bahwa kemajuan dunia pendidikan memiliki keterkaitan yang sangat erat dan saling menguatkan dengan tugas serta tanggung jawab organisasi profesi hukum seperti PERADI. Hal ini terlihat jelas dari kebersamaan seluruh jajaran pengurus DPN PERADI yang terabadikan dalam satu bingkai foto, sebagai simbol persatuan visi dan dukungan organisasi terhadap peningkatan mutu sistem pendidikan nasional.
Hubungan Sinergis Antara Pendidikan dan Profesi Advokat
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026 bagi seluruh rakyat Indonesia! Hari ini adalah momen penting untuk kembali mengakui bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembentukan karakter bangsa dan peradaban manusia. Penghargaan yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada para pendidik yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi, ketulusan, dan kesabaran dalam membentuk integritas serta kecerdasan generasi penerus. Kepada para peserta didik di mana pun berada, teruslah menuntut ilmu dengan semangat pantang menyerah, karena pendidikan adalah aset paling berharga dan strategis untuk menjamin masa depan bangsa yang berkelanjutan,” ujar Dr. Imam Hidayat dalam keterangannya.
Sebagai pemimpin organisasi yang menampung ribuan tenaga ahli hukum di seluruh wilayah Indonesia, Dr. Imam Hidayat menekankan adanya ikatan yang mendasar dan saling melengkapi antara kemajuan pendidikan dengan pelaksanaan tugas pokok PERADI. Menurut pandangannya, sistem pendidikan yang berkualitas adalah syarat mutlak untuk melahirkan sumber daya manusia yang berwawasan luas, berkarakter kuat, dan memiliki pemahaman hukum yang baik—kondisi yang sangat diperlukan sebagai landasan bagi tegaknya supremasi hukum dan kepastian hukum di Indonesia. Sebaliknya, keberadaan dan peran organisasi advokat juga berkontribusi besar dalam meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam hal penyebarluasan pengetahuan hukum dan penanaman nilai-nilai keadilan secara bertahap dan terstruktur sejak usia dini.
“Bagi PERADI, pengembangan pendidikan bukanlah semata-mata urusan lembaga pendidikan formal, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari mandat konstitusional kami sebagai organisasi profesi yang bertugas menjaga dan menegakkan hukum di negeri ini. Profesi advokat merupakan salah satu pilar utama bangsa yang memiliki kewajiban moral dan hukum untuk ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Sangat sulit bagi kita untuk mewujudkan cita-cita negara hukum yang adil dan sejahtera apabila masyarakatnya tidak memiliki pemahaman dan kesadaran hukum yang memadai. Oleh karena itu, kemajuan kualitas pendidikan nasional menjadi indikator kemajuan kita bersama, termasuk bagi seluruh anggota dan pengurus PERADI di seluruh wilayah hukum Indonesia,” tegasnya dengan penjelasan yang mendalam.
Tantangan Pendidikan di Era Kemajuan Teknologi dan Pentingnya Nilai-Nilai Luhur
Ia menambahkan, “Pendidikan yang berkualitas dan relevan adalah kunci utama dalam membuka jalan menuju kemajuan peradaban bangsa. Tanpa sistem pendidikan yang kokoh, terpadu, serta terjangkau dan bermutu secara merata di seluruh pelosok negeri, maka cita-cita menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, demokratis, dan sejahtera akan sulit tercapai. Pendidikan juga menjadi syarat utama untuk membentuk masyarakat yang berpikir kritis, analitis, serta mampu beradaptasi dan bersaing di tingkat internasional—sesuai dengan visi besar kita menuju Indonesia Cerdas, Berdaya Saing Global.”
Di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang terjadi dengan sangat cepat, Dr. Imam Hidayat mengingatkan agar dunia pendidikan terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, namun tetap berpijak teguh pada prinsip-prinsip dasar, nilai-nilai luhur kebangsaan, etika akademik, serta norma sosial yang berlaku di masyarakat. Hal yang sama juga dijadikan pedoman utama oleh PERADI dalam menyusun kebijakan dan melaksanakan berbagai program kerja serta pendidikan berkelanjutan bagi anggotanya. Tujuannya adalah agar advokat Indonesia tidak hanya memiliki keahlian teknis hukum yang andal, tetapi juga menjunjung tinggi etika profesi serta memiliki daya saing yang tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Kontribusi Nyata PERADI dalam Membangun Kualitas Pendidikan Nasional
Lebih lanjut, Dr. Imam Hidayat menjelaskan bahwa PERADI di bawah kepemimpinannya senantiasa berkomitmen penuh untuk memberikan kontribusi yang nyata dan terukur bagi kemajuan dunia pendidikan nasional. Berbagai program strategis telah dan akan terus dilaksanakan secara terencana dan sistematis, mulai dari kegiatan penyuluhan hukum dan literasi hukum di berbagai jenjang pendidikan, penyelenggaraan pelatihan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, keterlibatan aktif dalam penyusunan kurikulum pendidikan hukum nasional, hingga upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dari kalangan kurang mampu. Langkah-langkah nyata ini merupakan wujud pelaksanaan amanat Undang-Undang Dasar 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sekaligus memperkuat peran strategis organisasi profesi dalam pembangunan nasional secara menyeluruh.
Di akhir penyampaiannya, Dr. Imam Hidayat kembali mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk seluruh keluarga besar PERADI di seluruh Indonesia, untuk mempererat kerja sama dan kolaborasi demi memajukan sistem pendidikan nasional ke arah yang lebih baik dan berkeadilan. Ia berharap agar peringatan hari ini menjadi momen penting yang mampu membangkitkan semangat seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif secara maksimal demi terciptanya sistem pendidikan yang demokratis, adil, merata, dan bermutu tinggi.
“Mari kita jadikan momen hari ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan peran dan kontribusi kita bagi kemajuan pendidikan nasional. Seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi profesi seperti PERADI, harus berjalan beriringan dan saling mendukung. Setiap langkah yang kita ambil adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga bagi masa depan bangsa. Bersama kita wujudkan Indonesia yang cerdas, beradab, dan unggul di mata dunia. Sekali lagi, Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026!” pungkas Dr. Imam Hidayat dengan nada tegas dan penuh harapan.
(Redaksi)
