13 Juni 2026
IMG-20260612-WA0140

Targetsindikat.com

Sukabumi, 12 Juni 2026 – Peran strategis perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) kembali mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan penghargaan kepada Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) atas dedikasi dan kontribusi nyata dalam memajukan daerah, baik melalui pendidikan maupun program pemberdayaan hingga tingkat desa.

Apresiasi tersebut disampaikan Sekda saat menghadiri Sidang Terbuka Senat Akademik Milad ke-23 UMMI, Jumat 12/6/2026. Ia menegaskan UMMI sebagai mitra strategis Pemkab Sukabumi dalam mencetak generasi berkualitas yang menjadi tumpuan masa depan daerah.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan dan kerja keras UMMI dalam pembangunan SDM di Kabupaten Sukabumi. Baik dari sisi penyelenggaraan pendidikan maupun program-program yang dijalankan, semuanya sangat membantu langkah kita memajukan daerah,” ujar H. Ade Suryaman.

Sekda menyoroti kolaborasi konkret Pemkab Sukabumi dengan UMMI dan perguruan tinggi di Korea Selatan melalui program unggulan *“Satu Desa Satu Sarjana”*. Program ini dilengkapi skema beasiswa khusus dengan harapan penerima beasiswa kembali ke desa asalnya dan mengabdikan ilmunya.

“Harapan kami sederhana namun besar dampaknya: agar mereka kembali ke desa dan membangun desanya. Jika ini berjalan berkelanjutan, Insya Allah Kabupaten Sukabumi pasti akan melesat maju,” tegasnya.

Menurut Sekda, penguatan desa semakin berpeluang sukses dengan adanya program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kedua program ini membuka pasar baru dan menyerap produk unggulan desa. Ditambah potensi SDA Sukabumi yang melimpah serta inovasi mahasiswa, pertumbuhan ekonomi desa diyakini akan melesat.

“Kolaborasi pemerintah, kampus, hingga masyarakat jadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Potensi alam kita besar, inovasi anak muda kita banyak, tinggal disatukan dan dimaksimalkan demi kesejahteraan bersama,” jelasnya.

Rektor UMMI, Reny Sukmawani, menyambut baik apresiasi tersebut. Ia menegaskan UMMI berkomitmen tidak hanya mengajar di kelas, tapi turun langsung ke masyarakat lewat program *One Village One Department (OVOD)*.

Setiap jurusan mengadopsi satu desa sebagai lokasi pengabdian berkelanjutan, dengan dosen dan mahasiswa sebagai pendamping dan mitra strategis pembangunan desa.

“Kami ingin kehadiran UMMI memberikan dampak nyata. Melalui OVOD, ilmu dan tenaga dosen serta mahasiswa bisa langsung diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa secara berkesinambungan,” pungkas Reny Sukmawani.

Red