
MAKASSAR — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar menerjunkan alutsista utama KN SAR Kamajaya beserta puluhan personel gabungan untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (SAR) atas musibah yang menimpa KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Kapal penyeberangan rute Surabaya–Banjarmasin tersebut membawa total Person on Board (POB) sebanyak 243 orang, yang terdiri atas 213 penumpang dan 30 kru. Kapal dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA akibat cuaca buruk.
Berdasarkan data terkini dari SAR Mission Coordinator (SMC):
- Selamat: 107 orang
- Meninggal dunia: 6 orang
- Dalam pencarian: 130 orang
Guna memaksimalkan pencarian 130 korban yang belum ditemukan, Kantor SAR Makassar memberangkatkan 35 personel pendukung. Tim gabungan tersebut terdiri dari:
- 19 orang kru KN SAR Kamajaya
- 11 orang tim rescue Kantor SAR Makassar
- 4 orang kru KN 212
- 1 orang tenaga medis
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, S.Sos., M.M., membenarkan pengerahan alutsista dan personel tersebut menuju lokasi kejadian.
“Malam ini kami akan menuju ke lokasi pada pukul 23.30 WITA. Berdasarkan informasi yang kami terima, korban KMP Virgo Transport 8 berjumlah 243 orang. Perkembangan dari SMC mencatat 107 orang selamat, 6 meninggal dunia, dan 130 orang masih dalam pencarian. Keterlibatan KN SAR Kamajaya ini juga didukung oleh potensi SAR yang ada di Makassar,” ujar Arif.
Tim dari Makassar diproyeksikan segera bergabung dengan armada gabungan Basarnas dan potensi SAR lainnya untuk mengoptimalkan penyisiran di wilayah perairan Laut Jawa.
Red.
