TARGET SINDIKAT BALI – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melakukan pemantauan nasional terhadap Situasi dan Kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) serta pelayanan wisata selama perayaan Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini dilakukan melalui pertemuan daring yang menghubungkan Mabes Polri dengan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) di seluruh Indonesia, sekaligus menyampaikan arahan serta evaluasi terkait pelaksanaan tugas di lapangan.
Pusat koordinasi pemantauan pada hari Selasa (24/03/2026) berada di 91 Command Center ITDC Nusa Dua, Bali – dipilih sebagai lokasi strategis mengingat Bali menjadi salah satu destinasi wisata utama yang menjadi fokus penanganan selama libur Lebaran. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan penuh personel kepolisian dalam mengantisipasi lonjakan volume kunjungan masyarakat ke berbagai objek wisata sepanjang periode libur panjang.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., Pangdam IX/Udayana Mayjen. TNI. Piek Budyakto, S.H., M.H., serta perwakilan dari sejumlah stakeholder terkait yang berperan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat selama momen perayaan Idul Fitri.
Kapolri juga melaksanakan sesi dialog interaktif secara virtual dengan seluruh Kepala Polda untuk mendapatkan laporan terkini mengenai kondisi Sitkamtibmas di masing-masing wilayah. Melalui sistem pemantauan berbasis teknologi di command center, beberapa titik destinasi wisata prioritas yang dipantau secara langsung meliputi kawasan Malioboro (Yogyakarta), Puncak (Bogor), kawasan wisata Provinsi Banten, serta berbagai lokasi strategis di Jakarta.
Selain mengevaluasi penanganan arus wisata, Kapolri menerima paparan komprehensif dari Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas) Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., yang membahas secara mendalam tentang kesiapan seluruh elemen kepolisian dalam menghadapi fase arus balik mudik tahun 2026, termasuk langkah-langkah antisipatif yang telah disiapkan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan masyarakat dalam perjalanan.(red)
