15 Juli 2026

EVIAN‑LES‑BAINS, PRANCIS – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan apresiasi langsung kepada Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pujian itu disampaikan saat konferensi pers di sela pertemuan KTT G7, Rabu (18/6/2026), karena keduanya dinilai konsisten bersikap netral di tengah memanasnya ketegangan yang melibatkan Iran.

Menurut Trump, posisi tidak memihak yang diambil Beijing dan Moskow memiliki peran sangat krusial. Sikap itu disebutnya mampu menahan konflik agar tidak melebar menjadi krisis yang jauh lebih besar dan rumit.

“Saya berterima kasih pada Presiden Xi, dia benar‑benar netral dan itu sangat saya hargai. Hal sama saya sampaikan ke Vladimir Putin, dia juga bersikap sangat netral. Tanpa sikap itu, kami bisa menghadapi situasi yang jauh lebih sulit dan berisiko tinggi,” ujar Trump di hadapan awak media.

Dalam kesempatan itu, Trump juga meluruskan pandangan internasional terkait kebijakan pembekuan aset keuangan milik Iran yang dilakukan Washington. Ia menegaskan tegas bahwa dana tersebut bukanlah milik Amerika Serikat, melainkan hanya ditahan sementara.

“Kami menahan uang mereka, kami bekukan. Tapi ingat baik‑baik, ini bukan uang kami. Ini uang mereka, aset mereka,” tegas Trump.

Lebih jauh, Trump memberi sinyal terbuka bahwa di masa mendatang, kemungkinan besar aset itu akan dikembalikan sepenuhnya. Langkah itu dinilainya perlu dilakukan demi menjaga kepercayaan dunia terhadap sistem keuangan global serta mempertahankan kekuatan dan stabilitas mata uang dolar AS.

“Suatu saat nanti, saya rasa kami harus mengembalikannya. Hal ini berkaitan erat dengan kepercayaan internasional kepada kami, dan juga demi menjaga posisi dolar agar tetap kokoh di kancah dunia,” tambahnya.

Pernyataan ini menjadi sorotan utama, mengingat pembekuan aset selama ini menjadi instrumen utama AS dalam tekanan ekonomi terhadap Iran. Isu pengembalian dana kini dipantau ketat, karena bisa menjadi penanda perubahan besar dalam hubungan diplomatik kawasan ke depan.

 (Tim Redaksi)