15 Juli 2026

JAKARTA – Dukungan kuat mengalir deras ke arah Roy Suryo dan Dokter Tifa. Empat jenderal bintang empat purnawirawan TNI resmi tanda tangani surat protes Forum Purnawirawan Prajurit TNI terkait penahanan keduanya dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden Jokowi.

Surat bernomor 025/PP‑TNI/VI/2026 tertanggal 19 Juni 2026 itu ditujukan langsung ke Kapolda Metro Jaya. Isinya 5 poin tegas: minta dasar hukum penangkapan, proses profesional dan transparan, jamin hak hukum, pertimbangkan penangguhan jika syarat tak terpenuhi, serta pantau ketat demi negara hukum.

Keempat nama besar yang membubuhkan tanda tangan: Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto, Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, dan Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan.

Pengamat hukum Dr. Hafid Zakariya menegaskan, langkah ini hak warga negara. “Prinsipnya kesetaraan di mata hukum. Jika penahanan dinilai tak sesuai KUHAP, kuasa hukum bisa ajukan pra‑peradilan. Itu ruang membela hak tersangka,” ujarnya.

Berikut rekam jejak lengkap keempat tokoh militer berpengaruh itu:

Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi – Eks Wakil Panglima & Mantan Menag

Lulusan Akmil 1970, kelahiran Aceh 1947. Karier moncer jadi Komandan Brigade, Gubernur Akmil, Asisten Operasi, hingga puncaknya Wakil Panglima TNI di 1999.

Pascamiliter, ia salah satu pendiri Partai Hanura, lalu dukung Jokowi di Pilpres 2014–2019 dan dipercaya jadi Menteri Agama periode 2019–2020. Harta kekayaan tercatat Rp 26,3 miliar di LHKPN. Sosok yang paham betul birokrasi negara dan hukum.

Jenderal TNI (Purn) Tyasno Soedarto – Eks KSAD Era Gus Dur

Lulusan Akmil 1970, kelahiran Magelang 1948. Malang melintang jabatan operasi hingga puncak karier sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) tahun 1999–2000. Pernah masuk sorot kasus uang palsu tapi tegas bantah, lalu aktif di Timnas AMIN sebagai Dewan Penasihat Pilpres 2024.

Paham seluk‑beluk strategi dan keamanan nasional, nama besarnya jadi bobot kuat dalam setiap pernyataan.

Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto – Eks KSAL Era SBY

Lulusan AAL 1973, aktif bertugas 34 tahun hingga pensiun 2007. Karier puncak: Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) 2005–2007. Pernah pimpin KRI, pegang jabatan strategis Pangarmatim hingga Wagub Lemhannas.

Purnawirawan bintang empat ini dikenal paham diplomasi pertahanan dan penegakan hukum sesuai aturan negara.

Marsekal TNI (Purn) Hanafie Asnan – Eks KSAU 3 Era Presiden

Lulusan Akabri 1969, pegang jabatan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Juli 1998–April 2002 — melewati masa BJ Habibie, Gus Dur, hingga Megawati. Tokoh kunci masa transisi Orba ke Reformasi. Jasanya abadi: mengukuhkan Raden Soerjadi Soerjadarma sebagai Bapak AURI, serta dorong pelestarian sejarah TNI AU. Sosok yang menjunjung tinggi sejarah, nilai kebangsaan, dan aturan hukum.

Dengan dukungan nama‑nama besar ini, kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa dipastikan tak berhenti di ruang sidang saja. Forum Purnawirawan TNI tegas akan terus mengawal sampai keadilan benar‑benar terpenuhi.

 (red)