Garut, Jumat (20/3/2026) – Warga Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut digegerkan oleh penemuan kerangka tubuh manusia di kawasan hutan Blok Batumeungpeuk, Kampung Sodong, Desa Tanjungjaya, pada dini hari ini.
Kapolsek Banjarwangi Ipda Ipar Suparlan mengungkapkan, temuan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Nurdin (48) bersama rekannya saat sedang berburu dan mengisi waktu sebelum berbuka puasa (ngabuburit) pada Kamis sore (19/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat melintas di kawasan hutan, mereka menemukan sosok kerangka manusia dalam kondisi terlentang di atas permukaan tanah.
Merasa khawatir dan tidak berani mendekat, para saksi tidak melakukan kontak langsung dengan temuan tersebut. Mereka hanya merekam kondisi lokasi melalui video dari jarak sekitar tiga meter, sebelum segera melaporkan kejadian kepada petugas di Pos Pengamanan Lebaran yang berada di sekitar lokasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Tim Inafis Polres Garut, Polsek Banjarwangi serta tim gabungan segera bergerak menuju lokasi kejadian. Namun, medan yang cukup berat dengan jalan berbatu dan kondisi tanah liat di kawasan perbukitan menyebabkan proses tempuh menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) memerlukan waktu yang tidak sebentar. Petugas akhirnya berhasil tiba di lokasi sekitar pukul 00.00 WIB.
Hasil pemeriksaan awal di lapangan menunjukkan, kerangka manusia ditemukan tanpa pakaian serta tidak ada benda pendukung yang dapat membantu mengidentifikasi identitas korban. Pemeriksaan medis luar yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Banjarwangi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok. Beberapa bagian tulang yang ditemukan berserakan diduga akibat aktivitas binatang liar di sekitar lokasi.
Selanjutnya, tim Inafis Polres Garut melakukan proses olah TKP secara menyeluruh dan mengamankan kerangka untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSU) dr. Slamet Garut. Di sanalah akan dilakukan pemeriksaan lebih mendalam secara forensik guna mengungkap informasi lebih lanjut terkait korban.
Pihak kepolisian saat ini masih tengah melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti terjadinya kematian. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga yang hilang untuk segera melapor ke pihak berwenang, sebagai upaya untuk mempercepat proses identifikasi korban.(red)
