17 Juni 2026
Screenshot_20260613_214043_WhatsApp

 

Lewat Edukasi dan Kunjungan Langsung, Yayasan Wijaya Peduli Bangsa Tunjukkan Pentingnya Peran Semua Pihak dalam Penanganan Sampah

 

JAKARTA, 13 JUNI 2026 – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 5 Juni menjadi momen yang tepat untuk kembali mengingatkan seluruh elemen bangsa akan tanggung jawab menjaga kelestarian alam. Melalui langkah nyata, Yayasan Wijaya Peduli Bangsa yang dipimpin langsung oleh Ketua Umumnya, Eddy Wijaya, menggelar serangkaian kegiatan berupa edukasi dan kunjungan langsung ke lokasi pengelolaan sampah guna membuka wawasan serta menggerakkan kesadaran kolektif masyarakat.

Eddy Wijaya turun ke lapangan meninjau sejumlah lokasi strategis, mulai dari TPST Bantar Gebang, Bank Sampah Kumala, hingga Tempat Pembuangan Sementara Rawajati. Di sana, ia menyaksikan secara langsung bagaimana kerja keras pemerintah, pengelola, dan warga bersatu padu mengatasi tumpukan sampah, menjaga kebersihan, serta perlahan mengubah kebiasaan menuju pola hidup yang lebih ramah lingkungan.

Penanganan Sampah: Bukan Tanggung Jawab Satu Pihak Saja

Dari hasil pengamatannya, Eddy Wijaya menegaskan bahwa masalah sampah tidak akan pernah selesai jika hanya dibebankan kepada satu pihak. Mulai dari pemilahan di rumah, pengumpulan, hingga pengolahan kembali, semuanya membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat agar hasilnya benar-benar terasa dan dapat berlangsung terus-menerus.

“Kunjungan ini kami lakukan untuk membuktikan bahwa pengelolaan lingkungan itu nyata dikerjakan, bukan sekadar tulisan di atas kertas. Di Bantar Gebang, di Bank Sampah Kumala, hingga di Rawajati, kita bisa melihat ada ketekunan dan tanggung jawab besar yang dicurahkan demi menjaga lingkungan tetap terjaga. Inilah yang patut kita hargai, dukung, dan tiru bersama,” ujar Eddy Wijaya usai meninjau lokasi.

Perubahan Besar Selalu Bermula dari Langkah Kecil

Dalam momen peringatan yang berharga ini, Eddy Wijaya menyampaikan pesan yang sangat mendalam: perubahan besar demi keselamatan bumi tidak harus dimulai dari hal yang rumit, mahal, atau berskala raksasa. Sebaliknya, segala kemajuan itu lahir dari tindakan-tindakan sederhana yang dilakukan secara sadar, terus-menerus, dan dilakukan oleh banyak orang sekaligus.

“Harapan kami di Yayasan Wijaya Peduli Bangsa adalah agar semakin banyak orang yang tergerak hatinya setelah melihat kenyataan di lapangan. Percayalah pada satu prinsip ini: menjaga bumi itu cukup dimulai dari langkah kecil. Memilah sampah di rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, atau membuang sampah pada tempatnya adalah langkah awal yang luar biasa. Saya yakin, jika hal kecil ini dilakukan bersama-sama, dampaknya akan sangat besar bagi kelangsungan alam,” tegas Eddy Wijaya dengan penuh keyakinan.

Saksikan Perjalanan Kami dalam Bentuk Video

Seluruh rangkaian kegiatan, catatan perjalanan, serta pelajaran berharga yang didapatkan dari kunjungan ke lokasi pengelolaan sampah tersebut telah disusun menjadi laporan video yang lengkap. Masyarakat dapat menyaksikan secara langsung dan memahami lebih dalam mengenai upaya pelestarian lingkungan yang telah dilakukan melalui tautan: https://youtu.be/CvbN2h_AZaI.

Eddy Wijaya menutup pernyataannya dengan menegaskan tekad yayasannya untuk terus mengedukasi dan mengajak masyarakat luas. Baginya, menjaga lingkungan adalah bentuk investasi terbaik untuk masa depan, dan setiap tindakan kecil yang kita lakukan hari ini adalah warisan paling berharga yang bisa kita berikan bagi generasi mendatang.

(Tim Redaksi)