Skip to content
16 April 2026
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • WhatsAp
  • Youtube
  • Instagram
cropped-1775060061600-1.jpg

Akurat, Independen dan Terpercaya

Primary Menu
  • Home
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Internasional
  • Redaksi
  • Militer
  • Kabar Daerah
  • Politik
  • Polri
  • Hukum
  • News
Light/Dark Button
Upgrade
  • Home
  • Hukum
  • SOROTI GUGATAN 9 PURNAWIRAWAN: DR.(c.) PITRA ROMADONI NASUTION TEKANKAN LEGAL STANDING CITIZEN LAWSUIT HARUS JELAS DAN BERLANDASAN HUKUM
  • Hukum

SOROTI GUGATAN 9 PURNAWIRAWAN: DR.(c.) PITRA ROMADONI NASUTION TEKANKAN LEGAL STANDING CITIZEN LAWSUIT HARUS JELAS DAN BERLANDASAN HUKUM

Media Target Sindikat 7 April 2026 3 minutes read
Screenshot_20260407_105051_Samsung Internet

JAKARTA, 7 APRIL 2026 – Dalam paparan materi pada Seminar Hukum Nasional yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Praktisi Hukum & Ahli Hukum Indonesia (PETISI AHLI) di EL Hotel Royal Jakarta,(6/4) Dr. (C.) Pitra Romadoni Nasution, S.H., M.H. selaku Presiden PETISI AHLI memberikan kritik tajam namun objektif terhadap gugatan citizen lawsuit yang diajukan oleh sembilan purnawirawan jenderal. Menurutnya, upaya hukum tersebut dinilai tidak hanya lemah secara formil, tetapi juga salah arah dan ngawur dalam konstruksi hukumnya.

GUGATAN DINILAI SALAH ARAH DAN NGAWUR

Pitra menegaskan bahwa dalam praktik hukum, mengajukan gugatan bukan sekadar formalitas menyampaikan keberatan, melainkan harus dibangun di atas fondasi yuridis yang kuat dan pemahaman yang benar mengenai hukum acara.

“Secara akademis dan praktik peradilan, kami menilai bahwa gugatan yang diajukan tersebut SALAH ARAH DAN NGAWUR. Hal ini terlihat dari ketidakjelasan objek sengketa dan subjek hukum yang digugat, serta tidak adanya keterkaitan yang rasional antara posita (dalil) dan petitum (tuntutan) yang diajukan,” tegas Dr. Pitra di hadapan peserta seminar.

Ia menjelaskan, sebuah gugatan dikatakan ngawur ketika tidak memahami esensi dari ratio decidendi atau dasar pertimbangan hukum yang sebenarnya. Menyeret lembaga penegak hukum ke meja hijau dengan alasan yang tidak didasari oleh kerugian hak yang nyata, justru menunjukkan kekeliruan dalam memahami mekanisme pertanggungjawaban hukum.

LEGAL STANDING TIDAK JELAS, BERTENTANGAN ACTIO POPULARIS

Lebih jauh, Presiden PETISI AHLI ini membedah aspek kedudukan hukum para penggugat. Ia menekankan bahwa konsep citizen lawsuit atau actio popularis tidak bisa diartikan secara luas tanpa batas (ekstensief) semata-mata karena ketidakpuasan terhadap suatu hasil penyidikan.

“Prinsipnya jelas, untuk bisa bertindak sebagai penggugat, harus ada rechtsbelang atau kepentingan hukum yang langsung dirugikan. Dalam kasus ini, justifikasi hukum mengenai bagaimana hak-hak para purnawirawan tersebut dilanggar oleh tindakan Polda Metro Jaya TIDAK JELAS. Jika tidak ada hak yang dilanggar secara langsung dan spesifik, maka gugatan tersebut tidak memiliki legal standing yang sah,” paparnya.

Menurutnya, kondisi ini membuat gugatan tersebut sangat rentan untuk dinyatakan Niet Ontvankelijk Verklaard (NO) atau tidak dapat diterima oleh hakim, karena tidak memenuhi syarat formil dan materiil sebagaimana diatur dalam hukum acara.

HUKUM TIDAK BOLEH DIJADIKAN SARANA POLITISASI

Pitra juga mengingatkan bahwa upaya hukum seharusnya menjadi sarana untuk mencari kebenaran materil, bukan justru menciptakan kericuhan baru atau upaya untuk mengintervensi putusan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Kita harus menghormati prinsip res judicata pro veritate habetur, di mana putusan yang telah berkekuatan hukum tetap harus dianggap sebagai kebenaran. Mengajukan gugatan yang salah arah dan tidak berdasar justru berpotensi menciptakan ketidakpastian hukum serta mengaburkan fakta yang sudah terungkap secara ilmiah dan forensik,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia berharap setiap langkah hukum yang diambil, terutama oleh mereka yang memiliki latar belakang penegak hukum, haruslah sangat diperhitungkan secara matang, berlandaskan pada kaidah yang benar, dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku umum demi menjaga integritas sistem peradilan di Indonesia.(red)

About the Author

Media Target Sindikat

Administrator

View All Posts

Post navigation

Previous: OKI PRASETIAWAN SM.,SH.,MH.: KODE ETIK LAMA TIDAK LAGI RELEVAN, PERLU DASAR HUKUM BARU DI ERA MULTI BAR  
Next: IRJEN POL. (P.) RICKY HERBERT SITOHANG: PENEGAK HUKUM TIDAK BOLEH KALAH, JANGAN BIARKAN HUKUM DIKABURKAN

Related Stories

IMG-20260411-WA0060
  • Hukum

Tegakkan Keadilan yang Manusiawi, H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si. (Waketum DPN PERADI): Doni Salmanan Sudah Jalani Proses Hukum yang Berat

Media Target Sindikat 11 April 2026
1775404238871
  • Hukum

OKI PRASETIAWAN SM.,SH.,MH.: KODE ETIK LAMA TIDAK LAGI RELEVAN, PERLU DASAR HUKUM BARU DI ERA MULTI BAR  

Media Target Sindikat 5 April 2026
1774971524652
  • Hukum

OKI PRASETIAWAN, SM.,SH.,MH.: CITIZEN LAWSUIT SOAL IJAZAH BERISIKO SALAH FORUM, PERLU KAJIAN YURIDIS KOMPREHENSIF

Media Target Sindikat 1 April 2026

Connect with Us

  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • WhatsAp
  • Youtube
  • Instagram

Trending News

Tegakkan Keadilan yang Manusiawi, H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si. (Waketum DPN PERADI): Doni Salmanan Sudah Jalani Proses Hukum yang Berat IMG-20260411-WA0060 1
  • Hukum

Tegakkan Keadilan yang Manusiawi, H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si. (Waketum DPN PERADI): Doni Salmanan Sudah Jalani Proses Hukum yang Berat

Media Target Sindikat 11 April 2026
H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si., Waketum DPN PERADI: TNI AU Penjaga Langit yang Profesional dan Berintegritas IMG-20260409-WA0011 (1) 2
  • Nasional

H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si., Waketum DPN PERADI: TNI AU Penjaga Langit yang Profesional dan Berintegritas

Media Target Sindikat 9 April 2026
Berkas P21, Polda Babel Serahkan Tersangka Pengoplos Gas Subsidi ke Kejari Pangkalpinang FB_IMG_1775631371968 3
  • Polri

Berkas P21, Polda Babel Serahkan Tersangka Pengoplos Gas Subsidi ke Kejari Pangkalpinang

Media Target Sindikat 8 April 2026
Buka Muscab III BPC HIPMI, Bupati Asep Japar: HIPMI Penggerak Inovasi Pertumbuhan Ekonomi di Sukabumi FB_IMG_1775630977676 4
  • Kabar Daerah

Buka Muscab III BPC HIPMI, Bupati Asep Japar: HIPMI Penggerak Inovasi Pertumbuhan Ekonomi di Sukabumi

Media Target Sindikat 8 April 2026
Polres Garut Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kawasan Pantai Ciawi   FB_IMG_1775630457312 5
  • News

Polres Garut Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kawasan Pantai Ciawi  

Media Target Sindikat 8 April 2026

You May Have Missed

IMG-20260411-WA0060
  • Hukum

Tegakkan Keadilan yang Manusiawi, H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si. (Waketum DPN PERADI): Doni Salmanan Sudah Jalani Proses Hukum yang Berat

Media Target Sindikat 11 April 2026
IMG-20260409-WA0011 (1)
  • Nasional

H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si., Waketum DPN PERADI: TNI AU Penjaga Langit yang Profesional dan Berintegritas

Media Target Sindikat 9 April 2026
FB_IMG_1775631371968
  • Polri

Berkas P21, Polda Babel Serahkan Tersangka Pengoplos Gas Subsidi ke Kejari Pangkalpinang

Media Target Sindikat 8 April 2026
FB_IMG_1775630977676
  • Kabar Daerah

Buka Muscab III BPC HIPMI, Bupati Asep Japar: HIPMI Penggerak Inovasi Pertumbuhan Ekonomi di Sukabumi

Media Target Sindikat 8 April 2026

Kategori

Bisnis Ekonomi Hukum Internasional Kabar Daerah Militer Nasional News Pemerintah Pendidikan Politik Polri Uncategorized

Pos-pos Terbaru

  • Tegakkan Keadilan yang Manusiawi, H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si. (Waketum DPN PERADI): Doni Salmanan Sudah Jalani Proses Hukum yang Berat
  • H. Yovie Megananda Santosa, S.H., M.Si., Waketum DPN PERADI: TNI AU Penjaga Langit yang Profesional dan Berintegritas
  • Berkas P21, Polda Babel Serahkan Tersangka Pengoplos Gas Subsidi ke Kejari Pangkalpinang
  • Buka Muscab III BPC HIPMI, Bupati Asep Japar: HIPMI Penggerak Inovasi Pertumbuhan Ekonomi di Sukabumi
  • Polres Garut Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kawasan Pantai Ciawi  
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • WhatsAp
  • Youtube
  • Instagram
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.